Veda Ega Pratama Jelaskan Insiden dengan David Munoz, Jalani Long Lap Penalti Dua Kali
AUSTRIA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, memberikan penjelasan terkait insiden dengan David Munoz pada balapan Moto3 Austria di Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026).
Insiden tersebut membuat pembalap Honda Team Asia itu harus menjalani Long Lap Penalty (LLP) sebanyak dua kali dan akhirnya finis di posisi ke-13.
Veda mengaku kontak dengan pembalap lain merupakan hal yang biasa terjadi dalam sebuah balapan. Menurutnya, persaingan ketat di grup depan membuat kontak antarpembalap sulit sepenuhnya dihindari.
Terkait manuver overtake yang berujung pada insiden dengan Munoz, Veda menilai dirinya tidak melakukan manuver secara agresif.
“Normal saja kalau dalam balapan terjadi kontak dengan rider lain. Saya hanya normal overtake,” ujar Veda dalam wawancara dengan SPOTV seusai balapan.
Insiden terjadi di Tikungan 4 ketika balapan menyisakan lima lap. Veda yang saat itu tengah bersaing di grup depan terlibat kontak dengan David Munoz dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Munoz kemudian terjatuh dan Veda diganjar Long Lap Penalty karena dinilai menyebabkan rivalnya mengalami insiden.
Veda kemudian menjalani hukuman tersebut. Namun, LLP pertama harus diulang karena pelaksanaannya dinilai tidak tepat. Akibatnya, Veda kembali menjalani Long Lap Penalty pada lap terakhir dan kehilangan peluang untuk mempertahankan posisinya di rombongan depan.
Pembalap asal Indonesia itu akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-13. Hasil tersebut terasa kurang maksimal setelah Veda sebelumnya mampu melakukan comeback impresif dari posisi start ke-19.
Start dari baris belakang, Veda secara bertahap memperbaiki posisinya dan sempat terlibat dalam persaingan sengit untuk memperebutkan posisi keempat.
Meski hasil akhir belum sesuai harapan, Veda mengaku senang bisa kembali bersaing di grup depan. Ia juga menyebut feeling terhadap motor Honda Team Asia cukup positif sepanjang akhir pekan di Austria.
“Saya senang bisa kembali berjuang di grup depan dan punya feeling yang bagus dengan motor di GP Austria,” kata Veda.
Kini perhatian Veda beralih ke seri berikutnya yang akan memasuki kalender balap di benua Asia. Moto3 akan berlanjut ke Jepang, tepatnya di Sirkuit Mobility Resort Motegi.
Veda menyambut antusias balapan tersebut karena sudah memiliki pengalaman tampil di sirkuit Jepang.
“Pastinya saya sudah ada pengalaman di sana,” pungkasnya. RZ
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

