Veda Ega Pratama, Harapan Baru Indonesia di Panggung Balap Dunia
JAKARTA – Nama Veda Ega Pratama semakin mendapat perhatian di dunia balap motor internasional. Pembalap muda Indonesia berusia 17 tahun itu tidak hanya mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix, tetapi juga mendapat pengakuan dari sejumlah tokoh penting di paddock MotoGP.
Dilansir dari laman resmi MotoGP, Direktur Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, bahkan menyebut Veda sebagai “talenta Asia terkuat saat ini.” Sementara itu, pembalap Gresini Racing yang juga Juara Dunia Moto3 2014 dan Juara Dunia Moto2 2019, Alex Marquez, secara spontan turut menyoroti potensi besar pembalap asal Gunungkidul tersebut saat berbicara kepada media.
Veda Ega Pratama lahir di Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 23 November 2008. Saat ini, ia membela Honda Team Asia di Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026.
Prestasi terbesar Veda sejauh ini adalah finis di posisi ketiga pada Grand Prix Brasil 2026. Hasil tersebut mengukir sejarah baru karena menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium dalam ajang Grand Prix dunia.
Perjalanan Veda menuju panggung internasional tidak terjadi secara instan. Bakatnya telah terlihat sejak usia dini. Putra dari mantan pembalap nasional Sudarmono itu mulai mengendarai minibike saat berusia lima tahun dan sudah mengikuti kompetisi balap motor pada usia enam tahun.
Pada 2019, ketika baru berusia 10 tahun, Veda berhasil menjuarai Kejuaraan Nasional Balap Underbone. Prestasi tersebut menjadi sinyal awal lahirnya salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia di dunia balap motor.
“Saya ingin menjadi pembalap MotoGP Indonesia pertama dan menjadi Juara Dunia,” ujar Veda dalam salah satu kesempatan.
Kariernya terus menanjak ketika tampil di Asia Talent Cup. Pada musim 2022, Veda berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir. Setahun kemudian, ia tampil dominan dengan memenangkan sembilan dari 12 balapan dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar juara Asia Talent Cup.
Keberhasilan tersebut membuka jalan menuju Red Bull MotoGP Rookies Cup, salah satu ajang pembinaan pembalap muda paling bergengsi di dunia. Pada musim debutnya tahun 2024, Veda menutup kompetisi di posisi kedelapan klasemen akhir.
Perkembangannya semakin terlihat pada musim 2025. Ia meraih kemenangan perdananya di Mugello, Italia, sebelum menambah dua kemenangan lainnya di Mugello dan Sachsenring, Jerman. Veda mengakhiri musim sebagai runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup dengan koleksi 181 poin, enam podium, serta tujuh kali finis di empat besar.
Pada tahun yang sama, ia juga berlaga di JuniorGP World Championship dan menempati posisi ke-10 klasemen akhir, menambah pengalaman berharga menghadapi persaingan di level Eropa.
Musim 2026 menjadi tonggak baru dalam kariernya. Veda menjalani debut Moto3 bersama Honda Team Asia pada Grand Prix Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram.
Meski berstatus rookie, ia langsung menunjukkan kualitasnya. Dalam balapan debut tersebut, Veda mampu bersaing memperebutkan podium sepanjang lomba dan finis di posisi kelima. Saat itu, hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik yang pernah diraih pembalap Indonesia di kelas Moto3.
Tak butuh waktu lama bagi Veda untuk kembali mencetak sejarah. Pada Grand Prix Brasil yang berlangsung 22 Maret 2026, ia finis di posisi ketiga dan meraih podium pertamanya di ajang Grand Prix dunia.
Pencapaian itu sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia balap motor saat ini. Dengan usia yang masih sangat muda dan perkembangan yang terus meningkat, Veda Ega Pratama kini menjadi harapan besar Indonesia untuk mewujudkan mimpi memiliki pembalap MotoGP sekaligus juara dunia di masa depan.
(Reza/Herdi)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

