Transaksi Digital Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM, Rumah Madu Wilbi Rasakan Kemudahan
KAMPAR – Transformasi digital terus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu inovasi yang semakin banyak dimanfaatkan adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), sistem pembayaran berbasis kode QR yang memudahkan transaksi non-tunai secara cepat dan aman.
Di Kabupaten Kampar, salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat penggunaan QRIS BRI adalah Rumah Madu Wilbi yang berlokasi di Kecamatan Kuok. Pemilik usaha, Lenny Listyarini, mengaku memiliki hubungan panjang dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan telah menjadi nasabah sejak tahun 1998.
Menurut Lenny, penerapan transaksi digital melalui QRIS BRI sejak tahun 2021 memberikan banyak kemudahan dalam menjalankan usahanya.
"Kami sudah menggunakan transaksi digital BRI ini sejak tahun 2021 lalu. Sangat membantu, terutama dalam melayani pelanggan yang ingin bertransaksi secara praktis tanpa harus membawa uang tunai," ujarnya saat ditemui di Galeri Rumah Madu Wilbi, Minggu (7/6/2026).
Rumah Madu Wilbi memasarkan berbagai produk olahan madu unggulan, di antaranya Madu Honey Forest, Madu Propolis, dan Madu Superfood. Produk-produk tersebut tidak hanya diminati masyarakat Kampar, tetapi juga konsumen dari Kota Pekanbaru dan daerah lainnya.
Madu Honey Forest merupakan madu murni yang dihasilkan lebah Apis dorsata yang banyak ditemukan di hutan-hutan Riau, khususnya pada pohon sialang. Produk ini dipasarkan dengan harga Rp125 ribu per botol ukuran 225 ml.
Sementara itu, Madu Propolis yang mengandung campuran propolis atau getah lebah dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti membantu meningkatkan daya tahan tubuh, anti-mikroba, dan mempercepat penyembuhan luka. Produk ini dijual seharga Rp130 ribu per botol.
Adapun Madu Superfood merupakan kombinasi empat produk lebah, yakni madu, propolis, royal jelly, dan bee pollen yang dipasarkan dengan harga Rp135 ribu per botol ukuran 225 ml.
"Jadi satu botol ini sudah lengkap untuk mendukung kesehatan tubuh kita," jelas Lenny.
Selain penjualan langsung di galeri, produk Rumah Madu Wilbi juga dipasarkan secara daring melalui katalog pada situs resmi perusahaan.
"Zaman sekarang segala sesuatu sangat mudah, baik dalam promosi maupun bertransaksi. Dan itu semua didukung oleh program-program yang dilakukan BRI," tambahnya.
Lenny menilai digitalisasi pembayaran dan pemasaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Menurutnya, kemudahan transaksi digital mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan efisiensi usaha.
Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI Bangkinang, Adi Setia Wardhana, mengatakan sekitar 50 persen pelaku usaha binaan BRI Bangkinang telah menggunakan QRIS sebagai sarana pembayaran.
"Namun dalam praktiknya, pengguna aktif masih berkisar antara 20 hingga 30 persen," ungkapnya.
Adi menjelaskan masih terdapat masyarakat dan pelaku usaha yang belum sepenuhnya memahami penggunaan QRIS. Selain itu, sebagian pelaku usaha masih mengandalkan transaksi tunai karena dianggap lebih familiar.
Menurutnya, tingkat pemanfaatan transaksi digital di wilayah pedesaan masih relatif rendah dibandingkan kawasan perkotaan yang telah menjadikan pembayaran digital sebagai kebutuhan sehari-hari.
BRI terus mendorong peningkatan literasi keuangan digital melalui berbagai program sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM.
"Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar penggunaan QRIS semakin luas. Digitalisasi transaksi bukan hanya mempermudah pembayaran, tetapi juga membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya dan memperkuat perekonomian daerah," pungkas Adi. REZA
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

