Status Siaga Karhutla Rampung, Riau Kini Diminta Sigap Hadapi Banjir dan Longsor
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada tanggal 30 November 2025. Keputusan ini diambil seiring dengan membaiknya kondisi cuaca di wilayah Riau yang telah memasuki musim penghujan. Status ini telah ditetapkan untuk mengantisipasi dan menangani potensi Karhutla yang tinggi selama musim kemarau.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Riau, M Edy Afrizal, mengonfirmasi rencana tersebut. Edy Afrizal, saat ditemui pada Kamis (27/11/2025) menjelaskan bahwa akhir status siaga ini didasarkan pada perhitungan data curah hujan.
"Status Karhutla kita akhir nanti tanggal 30 November. Status ini bisa kita cabut kalau kondisi curah hujan sudah cukup tinggi," ujarnya.
Meskipun status siaga akan dicabut, Edy Afrizal menjelaskan bahwa kondisi kebakaran di Provinsi Riau saat ini memang sudah terkendali dengan baik, bahkan sebelum batas akhir status ditetapkan. Berdasarkan data termonitor, kejadian Karhutla di Riau dilaporkan nihil dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini didukung oleh upaya pencegahan dan pemadaman yang masif.
Kendati demikian, Edy Afrizal memberikan catatan mengenai intensitas curah hujan di Riau. Ia menyebutkan bahwa di sebagian besar daerah, curah hujan masih berada pada intensitas ringan dan sedang. Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi kebakaran, meski kecil, secara teoritis masih tetap ada. "Namun karhutla aman, sehingga karhutla termonitor nihil," sebut Edy Afrizal, menegaskan keberhasilan pengendalian.
Dengan berakhirnya ancaman Karhutla, Pemprov Riau melalui BPBD dan Damkar Riau kini mulai mengalihkan fokus dan mempersiapkan langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya. Persiapan ini dilakukan mengingat wilayah Riau saat ini sudah masuk musim penghujan yang rentan terhadap bencana banjir dan tanah longsor.
Persiapan yang dilakukan meliputi penyiapan sarana dan peralatan logistik di sejumlah titik rawan. Edy Afrizal mengungkapkan bahwa pihaknya sedang memastikan ketersediaan dan kesiapan seluruh aset yang dibutuhkan untuk penanganan darurat bencana banjir dan longsor di daerah-daerah yang memiliki topografi rentan.
Lebih lanjut, Edy Afrizal turut memberikan imbauan serius kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Riau. Ia meminta agar daerah-daerah yang teridentifikasi memiliki potensi bencana banjir untuk segera mengambil langkah penetapan status siaga. "Kita juga imbau ke kabupaten kota, mana daerahnya yang ada potensi bencana banjir untuk segera menetapkan siaga banjir," ujarnya.
Penetapan status siaga banjir di tingkat kabupaten/kota merupakan langkah krusial agar Pemprov Riau dapat segera menindaklanjuti dengan penetapan status siaga bencana yang sama di tingkat provinsi. Langkah koordinasi ini bertujuan untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara terpadu, cepat, dan efektif.
"Sehingga kalau kabupaten kota sudah menetapkan, kita segera menindaklanjuti dengan menetapkan status yang sama," pungkas Kalaksa BPBD dan Damkar Riau tersebut. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

