Sengketa Tanah Ulayat di Rantau Kasai Memanas, Mediasi Berujung Ricuh
ROKAN HULU – Sengketa tanah ulayat di wilayah Rantau Kasai, Kabupaten Rokan Hulu, kembali memanas dan memicu kericuhan pada Kamis (7/5/2026). Sejumlah pihak meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan segera turun tangan agar konflik tidak semakin meluas di tengah masyarakat.
Ketegangan bermula saat massa yang mengatasnamakan Harimau Tambusai turun ke lokasi tanah ulayat yang saat ini masih berproses dalam gugatan perdata di Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian.
Di tengah masyarakat, berkembang narasi mengenai dugaan pengangkangan terhadap hak masyarakat adat Melayu. Konflik tersebut dinilai berpotensi memecah belah hubungan antarkelompok masyarakat adat di wilayah Rokan Hulu.
Persukuan Melayu Rantau Kasai (PMRK) melalui tim kuasa hukumnya dari Firma Hukum Adil yang dipimpin Andri Fauzi Hasibuan SH MH bersama tim diketahui telah mengajukan gugatan perdata terkait status tanah ulayat tersebut ke Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian.
Perkara itu saat ini tercatat dengan nomor 132/Pdt.G/2026/PN PRP dan masih dalam proses hukum.
Andri Fauzi Hasibuan mengatakan pihaknya sebelumnya telah mengimbau seluruh pihak untuk menjaga situasi kamtibmas dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Selain meminta masyarakat menahan diri, kuasa hukum PMRK juga meminta aparat kepolisian melakukan langkah pengamanan dan pencegahan dini guna menghindari bentrokan.
Namun, situasi di lapangan tetap memanas setelah kedatangan kelompok Harimau Tambusai ke lokasi sengketa.
Di sisi lain, LKA Luhak Tambusai melalui kelompok Harimau Tambusai yang dikomandoi Sahril Topan disebut melakukan upaya pendudukan terhadap lahan ulayat tersebut. Hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait dasar hukum yang menjadi landasan tindakan tersebut.
Kericuhan kemudian berlanjut saat agenda mediasi digelar di kantor camat dengan melibatkan sejumlah pihak terkait. Proses mediasi berlangsung alot karena masing-masing pihak tetap mempertahankan pendiriannya.
Usai mediasi, situasi kembali memanas dan diduga terjadi penyerangan terhadap anak kemenakan Rantau Kasai di lapangan. Dalam insiden itu, muncul dugaan pengeroyokan, pemukulan hingga pelemparan batu oleh massa yang datang ke lokasi.
Selain itu, juga beredar informasi adanya dugaan pihak yang membawa senjata tajam saat kericuhan berlangsung. Hingga kini aparat penegak hukum masih melakukan pendalaman terkait informasi tersebut.
Sejumlah tokoh masyarakat berharap pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh pihak terkait dapat mengedepankan penyelesaian damai dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan agar konflik tidak semakin meluas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun aparat penegak hukum mengenai perkembangan terbaru sengketa lahan tersebut.
Sementara itu, pihak kuasa hukum PMRK menyatakan akan mendampingi para korban untuk membuat laporan resmi ke Polres Rokan Hulu. Mereka berharap kepolisian segera mengambil langkah penegakan hukum terhadap dugaan tindakan anarkis yang terjadi serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak korban. Nurdin
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

