Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Kritik Keras Rencana PSN Pulau Poto
TANJUNGPINANG, RESONANSI-
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, menolak rencana pemerintah pusat yang akan menetapkan Pulau Poto sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Pulau Poto itu berada di Kabupaten Bintan,” ujar Wahyu, Senin (16/3/2026).
Ia mempertanyakan urgensi penetapan status PSN tersebut, mengingat sejumlah proyek serupa dinilai belum memberikan dampak signifikan, khususnya terhadap perekonomian daerah di Kepulauan Riau.
Wahyu mencontohkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang yang hingga kini dinilai belum mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik untuk Provinsi Kepri maupun Kabupaten Bintan.
“Galang Batang hanya mengandalkan sektor tenaga kerja asing sehingga kontribusi PAD bagi daerah masih sangat minim,” ungkap politisi PKS tersebut.
Ia juga mengkhawatirkan penetapan status PSN Pulau Poto hanya akan menjadi alat kepentingan pihak tertentu, bukan untuk kepentingan jangka panjang masyarakat Kepulauan Riau, khususnya warga Bintan.
“Saya menolak ini karena pengembangannya tidak membawa kepentingan bagi masyarakat Kepri, terutama bagi warga Bintan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wahyu membeberkan kondisi di lapangan yang menunjukkan sekitar 70 persen tenaga kerja di kawasan Galang Batang merupakan warga negara asing (WNA).
“Ini sangat ironis karena angka pengangguran di Bintan masih tinggi akibat kurangnya lapangan pekerjaan,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat lebih memprioritaskan proyek- proyek yang mampu menyerap tenaga kerja lokal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat setempat. (AL)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

