Polsek Keritang Turun ke Sawah, Kawal Ketahanan Pangan dari Hulu
KERITANG – Pagi di Parit Tuanbrack, Kelurahan Kotabaru Reteh, Senin (1/6/2026) dibuka oleh suara katak yang bersahutan dan bau lumpur basah yang naik ke udara. Di antara petak sawah yang baru menghijau, tampak sesosok anggota polisi berjalan hati-hati di pematang. Ia bukan sedang mengejar pelaku, melainkan menelusuri barisan tanaman padi milik Pakde Teran.
Kedatangan Aipda Bayu dari Polsek Keritang adalah bagian dari komitmen yang tak lagi sekadar diucapkan di atas kertas. Atas arahan langsung Kapolsek Keritang AKP Yosi, personel Polsek turun ke lapangan untuk memantau perkembangan sektor pertanian. Program nasional swasembada dan ketahanan pangan diwujudkan dengan langkah sederhana: hadir di tengah petani.
Bayu berhenti di pematang, jongkok, dan meraba daun padi dengan ujung jari. Ia memperhatikan fase pertumbuhan, memastikan malai mulai terbentuk sempurna. Matanya kemudian mengikuti aliran air di parit kecil, memeriksa apakah pintu air terbuka cukup lebar agar sawah tetap terendam tanpa meluap.
“Kalau airnya macet, padi bisa stres. Kalau kebanyakan, akarnya busuk,” gumamnya pelan, seolah berbicara dengan tanaman itu sendiri. Ia juga meneliti permukaan daun, berjaga-jaga terhadap bercak atau gigitan hama yang bisa merampas hasil panen sebelum sempat dipetik.
Kapolsek Keritang AKP Yosi menjelaskan, pendampingan semacam ini adalah langkah nyata Polri dalam mengawal ketahanan pangan dari hulu. “Sesuai instruksi pimpinan, kami di tingkat Polsek akan terus mengawal dan memberikan motivasi kepada para petani. Kami ingin memastikan proses produksi pangan di wilayah Keritang, khususnya Kelurahan Kotabaru Reteh, berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
Bagi AKP Yosi, menjaga ketahanan pangan berarti menjaga kehidupan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat petani harus terus dirawat. Karena ketika sawah terawat, lumbung akan terisi, dan dapur rumah tangga pun tetap mengepul.
Di tengah panas yang mulai naik, Bayu duduk di pematang dan mengajak Pakde Teran berdialog. Ia mendengarkan cerita tentang musim tanam kali ini, tentang pupuk yang harganya naik, tentang air yang kadang datang terlambat, dan tentang harapan agar panen nanti bisa menutup biaya dan menyisakan sedikit untuk ditabung.
Pakde Teran, pengelola lahan, menatap sawahnya dengan mata yang lelah tapi berbinar. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Polsek Keritang. “Kami biasanya kerja sendiri di sawah. Sekarang ada yang datang, nanya kabar padi, nanya kendala kami. Rasanya lebih semangat,” katanya.
Kehadiran polisi di tengah sawah ternyata membawa lebih dari sekadar pengawasan. Ia memberi rasa aman, memberi semangat, dan mengingatkan bahwa perjuangan petani tidak berjalan sendirian.
Dari patroli malam hingga duduk di pematang siang hari, Polsek Keritang menunjukkan wajah pengabdian yang berbeda. Bahwa menjaga negeri tidak melulu tentang menjaga jalan, tapi juga menjaga setangkai padi agar tumbuh sampai panen. Dan di Parit Tuanbrack, harapan itu kini sedang ditanam, dirawat, dan dijaga bersama. Aditiya
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

