Polres Kampar Panggil Lima Orang Masyarakat Siabu Terkait Aksi Damai di PT Ciliandra
SALO, RESONANSI.CO- Sebanyak lima masyarakat Desa Siabu, Kecamatan Salo, dipanggil Polres Kampar. Pemanggilan ini buntut dari aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat siabu yang memblokade akses jalan menuju PT Ciliandra Perkasa.
Riaynol merupakan salah satu masyarakat Desa siabu yang mendapat panggilan dari Polres Kampar. Ia menduga bahwa pemanggilan ini terkait dengan aksi blokade jalan yang sudah memasuki hari ke- 8 sejak Senin Pekan lalu.
"Sore ini beberapa kepolisian berpakaian preman datang mengantar surat terkait klarifikasi aksi masyarakat Siabu," ujarnya kepada Resonansi.co, Senin (15/9/2025).
Riaynol yang merupakan Ketua Aliansi Masyarakat Siabu Peduli Lingkungan Indonesia tersebut cukup lantang dalam menyuarakan tuntutan masyarakat Desa Siabu.
Ia menyebut bahwa aksi ini merupakan spontanitas masyarakat dalam mengawal tuntutan terhadap perusahaan PT Ciliandra. Ia menilai seharusnya persoalan ini tidak berlarut- larut dalam penyelesaian perkara.
"Penanganan lamban dari pihak berwenang, masalah ini sudah terjadi puluhan tahun dan kesejahteraan masyarakat belum terwujud," ujarnya.
Riaynol menjelaskan bahwa semasa Bupati Kampar Almarhum Azis Zainal tercapai akad dengan kompensasi sebesar 500 juta perbulan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat.
Dalam perjanjian tersebut kompensasi ini berlangsung selama tujuh tahun menjelang kebun dengan pola KKPA (Kredit Koperasi Primer untuk Anggota) sudah berhasil.
"Namun hanya berjalan beberapa bulan, tiba- tiba pihak perusahaan membatalkan secara sepihak," ucapnya.
Tak sampai disitu, letak kebun KKPA yang dijanjikan perusahan 600 hektar kepada masyarakat Siabu berada di Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu. Kebun plasma Desa Bandur picak berjarak 100 Kilometer dari Desa Siabu.
"Kami rasa tidak mungkin ninik mamak tanah ulayat Desa Bandur Picak mau memberikan begitu saja. Ini akan menjadi persoalan baru," jelasnya.
Disamping itu, Riaynol juga menyoroti langkah Polres Kampar dalam melakukan pemanggilan terhadap 5 masyarakat Desa Siabu. Ia menilai kepolisian terlalu dini melabeli aksi masyarakat sebagai penyanderaan terhadap mobil pengangkutan minyak mentah kelapa sawit (CPO).
"Kami tidak sepakat bahasa penyanderaan ditimpalkan kepada aksi kami," tegasnya.
Ia mengatakan bahwa blokade jalan ini merupakan buntut dari kenderaan perusahaan melebih tonase jalan.
"Jalan Siabu - Lipat Kain ini merupakan jalan kabupaten golongan III C, bahwasanya dalam peraturan tidak boleh melewat mobil diatas 8 ton," ujarnya.
Riaynol menyebut bahwa selama ini mobil pengangkut CPO melebihi tonase yang telah ditetapkan. Ini dibuktikan bahwa jalan kabupaten yang menjadi akses masyarakat menjadi tergangngu.
"Tidak hanya itu, kadang ada mobil CPO minyaknya tumpah kebadan jalan, sehingga memicu kecelakaan," sebutnya.
Ia mengatakan bahwa persoalan ini sudah diteruskan kepada Kapolres Kampar dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar pada tanggal 20 Agustus 2025 Silam.
"Namun sampai saat aksi ini, pihak terkait belum menanggapi masalah ini," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Koperasi Siabu Maju Bersama, Surya Rinaldi.
Surya yang juga mendapatkan panggilan dari Polres Kampar menyebut bahwa pada masa kepemimpinan Almarhum H Azis Zaenal tahun 2017 lalu persoalan masyarakat Siabu dengan PT Ciliandra Perkasa yang menguasai sebanyak 2.845 hektare lahan di Siabu telah ada kesepakatan.
"Namun kompensasi diberhentikan sepihak pada tahun 2019," sebutnya.
Sementara itu, Kuasa Hukum Koperasi Koperasi Siabu Maju Bersama Roy Irawan SH menyampaikan, perihal adanya surat pemanggilan dari Polres Kampar kepada warga Siabu, sebagai warga negara yang baik warga akan datang ke Polres. Tetapi menurut peraturan, kata Roy, memanggil warga harus secara patut.
“Tak bisa juga dipanggil harus datang juga ke Polres, itu sangat kita sayangkan ada apa dengan Polres Kampar,” tegasnya.
Mengenai aksi yang dilakukan masyarakat Siabu telah terbukti aksi ini tertib, damai dan penuh cinta kasih karena tidak ada seorangpun sopir dan karyawan PT Ciliandra Perkasa yang dizalimi.
Ia juga menegaskan, masyarakat sudah mengirimkan surat laporan pengaduan mengenai kegiatan lalu lalang truk bermuatan over tonase di Siabu. “Namun Alhamdulillah sampai hari ini belum mendapat respon dari aparat berwenang, dalam hal ini Polres melalui Satlantas dan Pemda melalui Dishub,” katanya.
Terkait hal ini, sejumlah wartawan termasuk RESONANSI.CO telah melayangkan permintaan konfirmasi ke Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang pada Senin (15/9/2025) malam, namun belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan.
Begitu juga permintaan konfirmasi yang dilayakangkan kepada Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia yang dikirimkan sejak Senin (15/9/2025) siang, juga belum ditanggapi. REZA
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Perkuat Sinergi Perluasan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha
- Riau
- 26 Oktober 2026 14:08 WIB
Kapolres Pimpin Apel Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Keselamatan Berlalu Lintas Jadi Prioritas
- Kepulauan Meranti
- 26 Oktober 2026 13:27 WIB
KPU dan Bawaslu Sambangi Kemenag Kampar, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2029 Jadi Fokus
- Kampar
- 26 Oktober 2026 11:46 WIB
81 Tahun Menerangi Negeri, PLN UIP3B Sumatera Hadirkan Cahaya Baru bagi 81 Pasang Mata
- Nasional
- 25 Oktober 2026 15:51 WIB
Seorang Pria Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas Ditangkap Polsek Tebing tinggi
- Hukrim
- 25 Oktober 2026 09:24 WIB
Polres Pelalawan Amankan 1000 Liter Minyak Solar, Di Duga Di Timbun Ilegal Di Pangkalan Kuras
- Pelalawan
- 25 Oktober 2026 09:20 WIB
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Plt Gubri Dukung Pemerataan Akses Keuangan
- Riau
- 22 Oktober 2026 20:22 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB

