PLN Batam Gencarkan Pemeliharaan Preventif, Cegah Gangguan Listrik Lebih Lama
Batam-Resonansi.co – PT PLN Batam terus menggencarkan pemeliharaan preventif jaringan listrik sebagai langkah menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mencegah gangguan yang berpotensi menyebabkan pemadaman dalam durasi lebih lama.
Asisten Manager Komunikasi PLN Batam, Furqon, mengatakan seluruh pekerjaan pemeliharaan terencana selalu diinformasikan kepada masyarakat melalui media sosial dan situs resmi PLN Batam sebelum pelaksanaan.
“Pemeliharaan preventif ini kami lakukan untuk melakukan pemeliharaan jaringan sekaligus mencegah terjadinya gangguan yang lebih lama. Kami berikan informasi pemadaman di media sosial,” kata Furqon saat dihubungi di Batam, Senin.
Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan adalah pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik untuk mengurangi risiko gangguan akibat ranting atau pohon tumbang yang mengenai kabel.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, PLN Batam menjadwalkan penghentian sementara aliran listrik pada Senin pukul 14.00 hingga 15.00 WIB di wilayah Griya Permai, PGRI, Saguba, dan sebagian Sei Lekop guna mendukung pekerjaan pemangkasan pohon.
Menurut Furqon, langkah preventif ini jauh lebih efektif dibandingkan harus melakukan perbaikan saat terjadi gangguan akibat pohon tumbang.
“Kalau pohon terkena angin lalu dahannya patah dan mengenai kabel listrik, proses perbaikannya bisa memakan waktu enam sampai 12 jam. Karena itu pemangkasan dilakukan sebagai langkah pencegahan,” ujarnya.
Selain pemangkasan pohon, pemeliharaan preventif juga meliputi pemeriksaan gardu distribusi dan transformator (trafo) yang berpotensi mengalami penurunan kinerja akibat faktor usia maupun cuaca.
Ia menjelaskan pemadaman listrik di luar jadwal umumnya disebabkan gangguan yang tidak dapat diprediksi, seperti cuaca ekstrem atau kerusakan mendadak pada jaringan.
“Kalau gangguannya kecil biasanya bisa dilakukan backup dari jaringan atau gardu lain. Tetapi kalau gangguannya cukup besar, pemadaman bisa berlangsung lebih lama. Hal-hal seperti ini yang kami cegah melalui pencegahan preventif,” jelasnya.
Furqon menegaskan pekerjaan pemeliharaan terencana selalu dilakukan pada siang hari dengan mempertimbangkan aspek keselamatan petugas.
“Kalau terjadi pemadaman pada malam hari, hampir dipastikan itu merupakan gangguan, bukan pemeliharaan terencana,” katanya.
Untuk gangguan yang bersifat force majeure, PLN Batam akan menyampaikan informasi melalui media sosial, meliputi wilayah terdampak, waktu kejadian, penyebab gangguan, hingga estimasi waktu pemulihan apabila informasi tersebut telah diperoleh dari petugas di lapangan.
“Baik untuk pemeliharaan terencana maupun gangguan force majeure, akan kami sebarluaskan informasinya melalui media sosial. Namun untuk pemeliharaan terencana biasanya kami umumkan pada pagi hari sebelum pelaksanaan agar masyarakat lebih mudah mengingat jadwalnya,” ujar Furqon.
PLN Batam juga mengajak masyarakat ikut berperan menjaga keandalan jaringan listrik dengan melaporkan apabila menemukan pohon yang berpotensi menyentuh kabel listrik atau gardu yang memerlukan penanganan.
Laporan dapat disampaikan melalui Contact Center PLN Batam di nomor (0778) 5702123 atau melalui pesan langsung ke akun Instagram resmi PLN Batam. Seluruh laporan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh petugas. (HL)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

