Peredaran Narkoba di Riau Semakin Mengkhawatirkan, Ini Kata Ketua DPRD
PEKANBARU - Kasus peredaran narkotika di Provinsi Riau masih sangat mengkhawatirkan. Tak tanggung-tanggung, pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus dalam jumlah besar dalam beberapa hari terakhir di beberapa tempat, mulai dari berkilogram sabu-sabu hingga ratusan pil ekstasi.
Diketahui sebelumnya pihak penegak hukum menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 2.003 gram di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jumat (3/10/2025) sore.
Pada hari yang sama, Jumat (3/10/2025), Tim Subdirektorat I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi. Sebanyak tiga orang kurir ditangkap dengan barang bukti berupa 1,3 kilogram sabu dan 923 butir pil ekstasi.
Ketiga tersangka berinisial RNL (28) dan TA (31), yang merupakan pria, serta seorang wanita berinisial DSA (38). Mereka diamankan di area basement salah satu mal di Jalan Teuku Umar, Kota Pekanbaru.
Lalu pada Sabtu (4/10/2025) malam, Petugas Aviation Security (Avsec) bersama personel Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Barang bukti sabu seberat hampir 1 kilogram diamankan dari koper milik seorang calon penumpang.
Atas pencapaian pengungkapan kasus narkoba tersebut, Ketua DPRD Riau, Kaderismanto menyampaikan apresiasi kepada pihak berwajib. Akan tetapi Kaderismanto mengingatkan peredaran barang haram itu harus dilakukan pencegahan.
Kaderismanto mengatakan, pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu melakukan pencegahan dini. Pencegahan dapat dilakukan dengan sosialisasi kepada masyarakat.
"BNN mungkin bersama DPRD, pemerintah provinsi dan juga stakeholder terkait bisa bekerja sama dalam melakukan pencegahan dini, seperti sosialisasi kepada masyarakat, menyampaikan bahaya narkoba, kerugian materil atau ekonomi yang diakibatkan narkoba, serta kerugian jasmani dan rohani serta kerugian lainnya," kata Kaderismanto, Rabu (8/10/2025).
Oleh sebab itu dirinya mengajak agar sama-sama melakukan pencegahan itu. Ia juga berharap ada pemetaan wilayah di Provinsi Riau oleh BNN terkait peredaran narkoba tersebut.
Dikatakannya, dalam upaya pencegahan Narkoba pihak BNN dan instansi pemerintah lainnya juga bisa melibatkan DPRD dalam hal sosialisasi. Mereka bisa berkolaborasi dalam kegiatan reses maupun Sosialisasi Perda (Sosper) DPRD Riau. **
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

