Pariwista Bumi Sarimadu Kembali Merayu
KAMPAR- Sektor pariwisata di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, menggeliat setelah hantaman badai virus Corona pada tahun 2019 lalu. Negeri berjuluk Bumi Sarimadu tersebut kembali merayu wisatawan.
Arus Sungai Subayang di Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, meliuk deras. Airnya jernih, tempat bersarang berbagai jenis ikan raksasa.
Di desa ini eksistensi sektor pariwisata bergeliat, menjadi benteng ribuan kayu alam di kawasan suaka margasatwa Bukit Rimbang- Bukit Baling. Kehadiran Pariwisata mengusik raungan mesin gergaji raksasa.
Pemerintah bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat, rutin menggelar agenda pariwisata di Desa Gema. Saban tahun, Festival Subayang megahnya terasa merasuk merayu, membius wisatawan selalu.
Festival Subayang membungkus rangkaian acara seperti atraksi budaya, camping, lomba mancing, pacu sampan. Kemudian, ada pula pameran ekonomi kreatif dan UMKM, panen ikan raksasa di lubuk larangan, serta ritual budaya tempatan.
Di Subayang wisawatan bisa menyaksikan kembali ragam kearifan lokal. Selain itu, bisa menyusuri kelestarian alam yang menjadi topik menarik ketika berwisata ke destinasi ini. Selain destinasi tersebut, sejumlah air terjun juga menjadi magnet bagi pelancong di Kampar.
Air terjun Batu Tilam, Batu Dinding, Panisan, Koboko, Tambang Murai, Batu Hidung, dan Air terjun Gulamo memercik membumi, memanggil derap langkah kaki. Lokawisata lainnya yakni, berada di Kecamatam XIII Koto Kampar.
Mulai dari Ulu Kasok, Kampung Patin Koto Masjid, Danau Rusa, Puncak Kompe, Tepian Mahligai, Sungai Gulamo, hingga Candi Muara Takus dan Sungai Kopu, siap memanjakan mata wisatawan.
Desa wisata Pulau Belimbing pun menjadi fantasi. Aliran sungai kampar berdecik mengalun indah di hadapan kokohnya rumah lontiok yang khas itu.
Beragam olahan ikan hasil kekayaan alam sungai kampar menggugah selera. Rumah makan Ikan kopiek ndak batulang berjajar rapi sepanjang aliran sungai Desa pulau belimbing.
Kala senja menghampiri, minuman khas Agar- Agar santan menjadi pelepas dahaga setelah penat sehari menjalani rutinitas dunia.
Selain itu, ada pula objek wisata religi sekaligus cagar budaya, yakni Masjid Jami Air Tiris. Keberadaannya selalu ramai dikunjungi wisatawan berbagai daerah. Di destinasi ini pelancong bisa beribadah sembari mengenal sejarah. Masjid ini dibangun pada tahun 1901, uniknya didirikan tanpa menggunakan paku, namun hanya menggunakan pasak.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar, Zamhur melalui Kepala Bidang Promosi Wisata, David Hendra mengatakan titik wisata di Kabupaten Kampar masih 30 persen yang tersentuh dan terkelola.
Ia menyebut dengan adanya pembangunan Tol Pekanbaru- Pangkalan, namun saat ini hanya sampai pada Desa Tanjung Alai dan memiliki Exit tol yaitu pintu Tol di Bangkinang dan pintu Tol di XIII Koto Kampar.
"Ini anugerah bagi kita, bagaimana ini bisa menjadi magnet wisata baik alam, Sejarah maupun kuliner," ujarnya di Bangkinang, Selasa (28/11/2023).
Disamping itu Kampar juga memiliki wisata sejarah. David mengatakan Kampar juga memiliki wisata sejarah yang epic. Seperti kisah pahlawan nasional Mahmud Marzuki. Bagaimana Ia pertama mengibarkan bendera Merah Putih di Riau, tepatnya di Simpang Kubu sepekan setelah tanggal kemerdekaan indonesia 17 Agustus 1945.
Pada waktu itu momen idul fitri, Mahmud Marzuki menjadi Khatib dengan 2 ribu jamaah yang diawasi oleh tentara Belanda.
Setelah sholat tersebut Ia mengibarkan bendera merah putih, disaat itulah Pahlawan Mahmud Marzuki ditangkap oleh Belanda. Kemudian informasi ini tersebar keseluruh Riau.
"Begitu heroiknya kisah ini, dan layak kita angkat ke layar lebar," ujar David.
Selain itu ada tugu Bangkinang- Kamppen di Belanda. Tugu ini berangkat dari kisah tawanan Ibu- ibu serta anak oleh tentara Jepang yang berlokasi di Batalyon Infanteri 132, Desa Salo.
Setiap tahun keluarga dari Belanda datang untuk mengunjungi pusara nenek moyang mereka di Desa Salo tersebut.
"Tentu dengan wisata sejarah ini, Kampar bisa dikenali oleh dunia internasional," tukasnya. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Perkuat Sinergi Perluasan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha
- Riau
- 26 Oktober 2026 14:08 WIB
Kapolres Pimpin Apel Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Keselamatan Berlalu Lintas Jadi Prioritas
- Kepulauan Meranti
- 26 Oktober 2026 13:27 WIB
KPU dan Bawaslu Sambangi Kemenag Kampar, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2029 Jadi Fokus
- Kampar
- 26 Oktober 2026 11:46 WIB
81 Tahun Menerangi Negeri, PLN UIP3B Sumatera Hadirkan Cahaya Baru bagi 81 Pasang Mata
- Nasional
- 25 Oktober 2026 15:51 WIB
Seorang Pria Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas Ditangkap Polsek Tebing tinggi
- Hukrim
- 25 Oktober 2026 09:24 WIB
Polres Pelalawan Amankan 1000 Liter Minyak Solar, Di Duga Di Timbun Ilegal Di Pangkalan Kuras
- Pelalawan
- 25 Oktober 2026 09:20 WIB
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Plt Gubri Dukung Pemerataan Akses Keuangan
- Riau
- 22 Oktober 2026 20:22 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB

