Olah TKP Kebakaran Pipa Gas di Inhil, Enam Warga Luka Berat dan Sejumlah Kendaraan Rusak
Indragiri Hilir - Api yang membumbung tinggi akibat kebakaran pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. Berhasil dipadamkan sekitar pukul 5.41 WIB, pada Sabtu (3/1).
Setelah padam, Polres Inhil langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi (Police line).
“Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi setelah api berhasil dipadamkan pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 05.41 WIB,” kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, SH SIK.
Selain itu, jelas AKBP Farouk, paska kejadian sekitar pukul 19.00 WIB semalam. Pihaknya langsung berkoordinasi pihak PT PGI untuk melakukan pendekatan pipa dari dua arah.
“Api sudah padam setelah dilakukan penyekatan aliran gas dari arah Pekanbaru dan Jambi. Saat ini lokasi kami amankan untuk kepentingan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres.
Terkait korban lanjut AKBP Farouk, terdapat enam masyarakat yang mengalami luka berat dan empat warga lainnya mengalami luka ringan.
Sementara itu, juga terdapat lima truk dan lima sepeda motor yang mengalami kerusakan yang berada tak jauh dari lokasi saat kejadian serta tiga bangunan warga berupa usaha tambal ban, tempat penampungan buah sawit, dan tempat cuci motor.
“Untuk masyarakat yang menjadi korban saat ini masih menjalani perawatan," kata AKBP Farouk.
Pascakejadian, kepolisian bersama pemerintah daerah juga mendirikan posko di sekitar lokasi untuk memudahkan koordinasi penanganan dan pemantauan situasi.
Dalam olah TKP di lokasi hadir sejumlah personel dari Polda Riau serta dinas SDM Provinsi Riau turut dilibatkan dalam penanganan peristiwa ini.
“Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih kami dalami. Tim gabungan sedang bekerja mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan,” jelas Kapolres.
Kapolres menjelaskan, kebakaran pipa gas terjadi pada Jumat (1/1/2026) sekitar pukul 16.35 WIB di Dusun Nibul. Awalnya, warga mendengar suara ledakan keras sekitar pukul 16.00 WIB yang diduga berasal dari kebocoran pipa gas, sebelum api menyembur dengan ketinggian mencapai sekitar 15 meter.
“Lokasi kejadian berada di jalur lintas timur yang menghubungkan Pekanbaru dan Jambi. Demi keselamatan, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat dihentikan sementara hingga kondisi dinyatakan aman,” ujar Kapolres. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

