Moto3 Ceko: Veda Pratama Kena Penalti, Start dari Posisi ke-20
BRNO – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, dijatuhi penalti turun 12 posisi start untuk balapan Moto3 Grand Prix Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (21/6/2026), sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP.
Pembalap Honda Team Asia itu mendapat hukuman bersama tiga pembalap lainnya, yakni Hakim Danish (AEON Credit - MT Helmets - MSI), Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3), dan Guido Pini (Leopard Racing).
Keempat pembalap tersebut dinilai oleh FIM MotoGP Steward Panel telah melaju terlalu lambat di lebih dari satu bagian lintasan selama sesi kualifikasi. Selain itu, mereka tercatat memiliki sektor waktu yang melebihi 135 persen dari catatan sektor tercepat, sehingga dianggap melanggar Pasal 1.21.2 Regulasi Kejuaraan Dunia FIM Grand Prix.
Dalam pernyataannya, FIM MotoGP Steward Panel menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut masuk dalam kategori insiden Tipe M3-SR8 atau Excessive Slow Sector (sektor lambat berlebihan).
"Sesuai dengan Protokol Berkendara Lambat dan Protokol Penalti Moto3 yang telah disampaikan kepada seluruh tim, tindakan ini dikategorikan sebagai insiden Tipe M3-SR8. Kriterianya adalah waktu sektor pembalap tidak boleh mencapai atau melebihi 135 persen dari catatan waktu terbaik pribadinya pada sektor tersebut," demikian bunyi pernyataan steward.
Akibat penalti tersebut, Veda yang sebelumnya mengamankan posisi kedelapan dalam sesi kualifikasi harus turun 12 posisi dan akan memulai balapan dari urutan ke-20.
Sementara itu, Danish kehilangan tempat di baris depan dan turun ke posisi start ke-14. Salmela juga harus memulai balapan dari posisi ke-20, sedangkan Pini turun ke urutan ke-24.
Menanggapi hukuman yang diterimanya, Veda mengakui telah melakukan kesalahan dan bertekad menjadikannya sebagai pelajaran untuk balapan berikutnya.
"Catatan waktu lap dan posisi kedelapan adalah hal positif, tetapi saya melakukan kesalahan dengan berkendara terlalu lambat dan saya menerima penalti lagi. Ini adalah sesuatu yang perlu saya pelajari karena hal ini membuat pekerjaan kami jauh lebih sulit besok," ujar Veda.
Meski harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan, pembalap muda Indonesia tersebut tetap optimistis dapat bersaing memperebutkan hasil terbaik.
"Start dari posisi yang lebih belakang berarti balapan akan lebih menantang. Namun, saya tahu memiliki kecepatan yang bagus. Saya akan tetap fokus, melakukan start yang baik, dan berjuang semaksimal mungkin untuk merebut kembali posisi," pungkasnya.
(Reza)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

