Masyarakat Desa Bina Maju Minta Pemerintah Segera Bangun Tanggul Penahan Air Laut
KEPULAUAN MERANTI – Masyarakat Desa Bina Maju, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, meminta pemerintah segera membangun tanggul penahan air laut untuk melindungi lahan pertanian warga dari banjir rob.
Permintaan tersebut disampaikan para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Karya. Mereka mengaku lahan pertanian kerap terendam setiap kali terjadi pasang besar, sehingga mengancam produktivitas dan hasil panen.
Ketua Gapoktan Bina Karya, Klimi, mengatakan pembangunan tanggul menjadi kebutuhan mendesak karena selama ini air laut bebas masuk ke area persawahan dan perkebunan masyarakat.
"Kami berharap pemerintah dan pihak terkait segera membangun tanggul yang kokoh agar air laut tidak lagi masuk ke lahan pertanian kami. Setiap pasang besar, sawah dan kebun kami selalu terendam," ujar Klimi, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, Desa Bina Maju memiliki letak geografis yang langsung berhadapan dengan Selat Malaka dan berbatasan dengan wilayah Malaysia. Kondisi tersebut membuat desa sangat rentan terhadap pasang air laut yang kerap menggenangi lahan pertanian warga.
Akibatnya, para petani harus menghadapi risiko kerusakan tanaman dan penurunan hasil panen setiap kali banjir rob terjadi.
Klimi berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan tanggul agar lahan pertanian masyarakat tetap terlindungi dan dapat terus produktif.
"Bagi kami para petani, lahan pertanian merupakan sumber penghasilan utama keluarga. Karena itu kami sangat berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan tanggul agar kami tidak terus mengalami kerugian akibat banjir pasang," pungkasnya. Abu Sofyan
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

