Keluarga Korban Bencana Galodo Lembah Anai Minta Atensi Kapolda Riau: Pencarian Jangan Sekadar Kata-kata
PEKANBARU- Keluarga korban bencana galodo Lembah Anai, Poppy Rahmadini, menyampaikan harapan dan kekecewaannya terkait pencarian adiknya, Ipda Angga Mufajar, anggota Polri yang hilang saat bertugas dalam peristiwa galodo di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025) lalu.
Poppy, yang merupakan kakak kandung almarhum, mengatakan bahwa pihak keluarga merasa pencarian masih jauh dari maksimal. Ia mengungkapkan bahwa selama tiga hari keluarga turun langsung menyusuri Sungai Lembah Anai, Sungai Kayu Tanam hingga ke sekitar menara kembar, namun tidak menemukan adanya tim dari Polda Riau di lapangan.
“Saya perwakilan keluarga memohon atensi Polri, khususnya Bapak Kapolda Riau. Adek saya hilang saat bertugas. Namun sejak tiga hari kami ikut menyusuri sungai, kami tidak melihat satu pun anggota Polri dari Polda Riau. Tim pencari hanya terdiri dari Basarnas Padang Panjang dan teman-teman leting Brigadir Angga,” ujar Poppy kepada Resonansi.co, Senin (1/12/2025).
Ia juga menegaskan bahwa apa yang disampaikan di media mengenai pengiriman tim khusus dari Polda Riau tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Kami cek langsung data tim pencari, tidak ada nama personel dari Polda Riau. Padahal diberitakan akan ada tim khusus. Tapi kenyataannya, Polda hanya update data via telepon ke tim yang ada di lapangan, tanpa mengirimkan personel.”
Poppy berharap institusi Polri benar-benar memberikan perhatian serius terhadap hilangnya Ipda Angga, mengingat peristiwa ini terjadi saat korban sedang menjalankan tugas negara.
“Pak Kapolda, ini terjadi karena tugas negara. Apakah tidak ada atensi institusi untuk membantu kami? Apa harus viral dulu sampai ke Kapolri baru ada tindakan?” ucapnya penuh harap.
Menurut keluarga, upaya pencarian oleh Basarnas pun sangat terbatas karena kekurangan personel dan minimnya peralatan. Sementara area yang harus disisir sangat luas, mulai dari aliran Sungai Lembah Anai, Sungai Kayu Tanam hingga ke Muara Padang.
“Basarnas sudah berusaha, tapi kemampuan mereka terbatas. Lokasi sangat luas, sementara tim hanya bisa menjangkau titik-titik terdekat. Kami sangat berharap ada tambahan kekuatan dari kepolisian,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Poppy meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat.
“Mohon doa semuanya, agar adek saya, Ipda Angga Mufajar, bisa segera ditemukan. Terima kasih," ucapnya.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pengerahan kekuatan dilakukan sebagai bentuk dukungan cepat dari provinsi tetangga.
Instruksi Polri meminta Polda Riau membackup tiga wilayah terdampak: Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Kami bergerak cepat karena Riau berbatasan langsung dengan Sumbar. Ini duka bersama,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (30/11/2025).
Sebanyak 290 personel Brimob dan Samapta yang memiliki kemampuan SAR telah berada di lokasi sejak dua hari lalu. Dua ekskavator lebih dulu dikirim untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor.
Polda Riau juga mengirim lima truk bantuan logistik, berisi kebutuhan pokok, perlengkapan medis, makanan siap saji, selimut, hingga perlengkapan bayi. Selain itu, 34 psikolog dari Biro SDM dan asosiasi psikolog Polda Riau disiapkan untuk memperkuat pemulihan mental penyintas.
“Hingga Minggu sore tadi, sebagian besar wilayah Palembayan masih menghadapi tantangan berat: jembatan rusak, aliran listrik belum stabil, dan ratusan warga bertahan di posko pengungsian,” pungkas Kapolda. REZA
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

