Harga TBS Sawit Kemitraan Swadaya di Riau Naik, Plasma Turun
KAMPAR – Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit telah menetapkan harga TBS periode 10 hingga 16 Juni 2026. Berdasarkan hasil penetapan tersebut, harga TBS kemitraan swadaya mengalami kenaikan signifikan, sementara harga TBS kemitraan plasma justru mengalami penurunan.
Untuk kemitraan swadaya, harga TBS tertinggi pada kelompok umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.674,93 per kilogram atau naik Rp403,01 per kilogram dibanding periode sebelumnya. Sementara untuk kemitraan plasma, harga TBS umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.768,52 per kilogram atau turun Rp64,09 per kilogram.
Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar, Marhalim, melalui Kabid Usaha Perkebunan Helvizar, mengatakan penetapan harga tersebut mengacu pada keputusan Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Riau yang rutin dilakukan setiap pekan.
Menurut Helvizar, kenaikan harga pada pola kemitraan swadaya dipengaruhi oleh meningkatnya harga komoditas turunan sawit, terutama crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel) yang menjadi komponen utama dalam perhitungan harga TBS.
“Berdasarkan penetapan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau, harga TBS kemitraan swadaya untuk umur 9 tahun mengalami kenaikan sebesar Rp403,01 per kilogram menjadi Rp3.674,93 per kilogram. Kenaikan ini tentunya menjadi kabar baik bagi petani sawit swadaya karena dapat meningkatkan pendapatan mereka,” ujar Helvizar, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, pada periode ini harga CPO untuk kemitraan swadaya tercatat sebesar Rp14.885,01 per kilogram, harga kernel Rp13.419,56 per kilogram, dan harga cangkang Rp26,09 per kilogram dengan indeks K sebesar 92,87 persen.
Sementara itu, untuk pola kemitraan plasma, harga CPO ditetapkan sebesar Rp15.011,72 per kilogram, harga kernel Rp13.147 per kilogram, dan harga cangkang Rp19,15 per kilogram dengan indeks K mencapai 93,30 persen.
Meski harga TBS plasma mengalami koreksi, Helvizar menilai nilainya masih berada pada level yang cukup baik dan tetap memberikan keuntungan bagi petani.
“Penurunan harga pada kemitraan plasma relatif tidak terlalu besar, yakni Rp64,09 per kilogram untuk umur tanaman 9 tahun. Secara umum harga TBS masih berada pada kisaran yang cukup baik dan diharapkan mampu menjaga stabilitas pendapatan petani sawit di Kabupaten Kampar maupun Provinsi Riau,” katanya.
Ia juga mengimbau para petani untuk terus menjaga kualitas buah yang dipanen agar memperoleh harga yang optimal sesuai standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan maupun pabrik kelapa sawit.
Pemerintah daerah, lanjut Helvizar, akan terus memantau perkembangan harga sawit serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau guna memastikan petani mendapatkan informasi harga yang akurat dan transparan.
“Harapan kita harga sawit tetap stabil bahkan meningkat pada periode-periode berikutnya sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya petani kelapa sawit yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah,” pungkasnya. Reza
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

