Daya Saing Riau Terpuruk, DPRD Dorong BRIDA Jadi Otak Pembangunan Daerah
PEKANBARU – Rendahnya daya saing Provinsi Riau menjadi sorotan serius DPRD Riau. Komisi III menilai kondisi ini berdampak langsung pada pembangunan dan investasi, sehingga mendorong penguatan peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sebagai lembaga strategis.
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, menegaskan bahwa posisi daya saing Riau yang berada di papan bawah di wilayah Sumatera menjadi indikator masih lemahnya kinerja pembangunan daerah.
Menurutnya, sejumlah sektor penting seperti ekonomi kreatif, kualitas sumber daya manusia (SDM), pelayanan perizinan, hingga pengembangan ilmu pengetahuan masih perlu ditingkatkan secara serius.
“Kalau daya saing rendah, itu menunjukkan kinerja kita juga belum maksimal. Ini tentu berdampak pada pembangunan daerah,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Edi juga menyoroti kemudahan berusaha di Riau yang dinilai masih kalah bersaing dibanding daerah lain, sehingga berdampak pada minimnya minat investasi.
“Investor melihat kemudahan berbisnis. Kalau di Riau masih sulit, tentu mereka akan memilih daerah lain yang lebih kompetitif,” tegasnya.
Ia menambahkan, kunci peningkatan daya saing terletak pada inovasi yang berbasis riset. Karena itu, keberadaan BRIDA dinilai sangat penting sebagai pusat kajian dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
“Inovasi dan daya saing itu tidak bisa dipisahkan. Kalau inovasi kita kuat, maka daya saing juga akan meningkat dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Namun, Edi menilai peran BRIDA selama ini belum optimal, bahkan anggaran riset yang tersedia masih sangat terbatas. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab kebijakan pembangunan belum berbasis kajian yang matang.
“Riset harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan. BRIDA ini harus kita dorong menjadi ‘otak’ pembangunan Riau, bukan hanya pelengkap,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut minimnya riset juga berdampak pada tidak berkelanjutannya sejumlah proyek pembangunan di daerah, serta belum optimalnya pengelolaan potensi pendapatan, termasuk sektor pajak.
Untuk itu, Komisi III DPRD Riau mendorong agar BRIDA diperkuat dan dijadikan mitra strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah ke depan.
“Ke depan, BRIDA harus menjadi mitra strategis DPRD dan pemerintah daerah. Dengan begitu, setiap kebijakan benar-benar berbasis data, terukur, dan berkelanjutan,” pungkasnya. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

