Dari Meja Sarapan, Tiga Legislator Kepri Satu Komitmen untuk Kemajuan Daerah

Natuna , resonansi . co — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai temu ramah tiga anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) daerah pemilihan (Dapil) Natuna–Anambas bersama insan pers di Kabupaten Natuna, Kamis (13/8/2026).

Anggota DPRD Kepri, Mustamin Bakri dari Praksi Golkar, Daeng Amhar Praksi PAN, dan Marzuk Praksi Gerindra, memilih sarapan pagi bersama puluhan wartawan sebagai ruang silaturahmi sekaligus mempererat komunikasi antara wakil rakyat dan insan pers.

Bukan hanya menikmati hidangan sarapan, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai. Canda dan tawa sesekali pecah di tengah perbincangan, diselingi pertukaran pikiran mengenai berbagai persoalan dan perkembangan pembangunan di Kabupaten Natuna.

Puluhan wartawan dari berbagai organisasi turut hadir, di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Persatuan Jurnalis Natuna (PJN), Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), serta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Dalam pertemuan itu, legislator ketiga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dengan insan pers. Media dinilai memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi salah satu mata dan telinga publik dalam mengawali jalannya pembangunan daerah.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk saling bertukar pandangan mengenai berbagai aspirasi masyarakat Natuna dan Anambas yang perlu diperjuangkan di tingkat Provinsi Kepri.

Mustamin Bakri, Daeng Amhar dan Marzuki mengajak insan pers untuk bersama-sama mengawal setiap langkah perjuangan aspirasi masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan pembangunan, pelayanan publik, infrastruktur, ekonomi, pendidikan, hingga sektor-sektor yang menjadi penopang masa depan daerah kepulauan.

Menurut mereka, perjuangan pembangunan daerah tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, DPRD, masyarakat dan media agar setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diketahui, dikawal dan dicarikan solusinya.

“Temu ramah seperti ini penting. Kita bisa duduk bersama, berdiskusi, saling memberikan masukan dan mendengar langsung apa yang menjadi perhatian teman-teman pers maupun masyarakat. Intinya kita ber tiga selalu kompak untuk kemajuan daerah,” ujar Mustamin salah satu legislator yang juga mantan Anggota DPRD Natuna itu. 

Selain membahas persoalan daerah, sarapan bersama juga menjadi momentum memperkuat hubungan emosional antara para legislator dan wartawan yang selama ini menjadi mitra dalam menyampaikan berbagai informasi pembangunan kepada masyarakat.

Insan pers pun menyampaikan sejumlah pandangan terkait kondisi daerah, termasuk pentingnya perhatian terhadap pembangunan yang berkelanjutan serta program pemerataan hingga wilayah-wilayah yang masih membutuhkan sentuhan pemerintah.

Diskusi berlangsung dua arah. Tidak ada jarak antara legislator dan wartawan. Berbagai persoalan dibicarakan secara santai, namun tetap serius dan konstruktif.

Legislator ketiga berharap komunikasi seperti ini dapat terus terjaga dan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi semata. Mereka memanfaatkan ruang komunikasi yang lebih intens agar berbagai aspirasi masyarakat dapat dikawal bersama hingga sampai kepada pemangku kebijakan di tingkat provinsi maupun pusat.

Bagi mereka, pihak-pihak tersebut mempunyai peran penting dalam memastikan suara masyarakat Natuna tidak berhenti di tingkat lokal, namun dapat menjadi perhatian dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita sama-sama membangun daerah dan menggalang aspirasi masyarakat. Kritik, masukan dan informasi masyarakat dari media sangat dibutuhkan agar perjuangan kita benar-benar menyentuh kebutuhan,” tambah Marzuki. 

Pertemuan sederhana lewat sarapan pagi itu pun ditutup dengan suasana penuh keakraban. Canda dan tawa kembali menghiasi akhir pertemuan, sekaligus menjadi simbol bahwa membangun daerah membutuhkan komunikasi, kebersamaan dan kemauan untuk berjalan bersama.

Dari meja sarapan, lahir satu pesan yang sama, Natuna membutuhkan sinergi semua pihak agar aspirasi masyarakat dapat terus dikawal dan pembangunan daerah bergerak menuju arah yang lebih baik.(Zaki) 

 

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru