Dari Dapur Sederhana, Bolen Pisang Jadi Harapan Baru Ibu-Ibu Kampar
Bangkinang Kota — Aroma mentega yang dipanggang perlahan memenuhi ruangan Gedung GOW Kabupaten Kampar, Jumat (22/5). Di atas meja, lembaran adonan pastry tersusun rapi. Sementara di sudut lain, beberapa ibu tampak sibuk menggulung pisang ke dalam adonan sebelum memasukkannya ke oven.
Sesekali terdengar tawa kecil ketika bentuk bolen belum sempurna. Namun suasana hangat itulah yang membuat pelatihan pembuatan bolen pisang yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kampar terasa berbeda. Bukan sekadar belajar membuat kue, tetapi juga menjadi ruang berbagi semangat dan harapan.
Dengan menghadirkan seorang chef dari Pekanbaru sebagai instruktur, para pengurus GOW tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan bolen pisang. Mulai dari mengolah adonan, memilih pisang yang tepat, hingga teknik memanggang agar menghasilkan tekstur renyah di luar namun lembut di dalam.
Ketua GOW Kabupaten Kampar, Erni Haerani, S.Pd., MM atau yang akrab disapa Rani Repol mengatakan, pelatihan ini sengaja digelar untuk meningkatkan keterampilan perempuan, khususnya dalam membuat penganan yang memiliki nilai jual.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan pembuatan bolen pisang ini. Selain bisa menambah keterampilan, kegiatan ini juga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, keterampilan memasak tidak boleh dipandang sebelah mata. Dari dapur rumah, perempuan bisa menghadirkan peluang usaha yang membantu ekonomi keluarga.
“Setidaknya kita bisa menyajikan makanan hasil tangan sendiri untuk keluarga. Kalau ditekuni, ini juga bisa menjadi usaha yang menjanjikan,” tambahnya.
Bolen pisang sendiri dikenal sebagai kudapan yang cukup digemari masyarakat. Perpaduan kulit pastry yang renyah dengan isian pisang manis membuat camilan ini cocok dinikmati bersama teh atau kopi hangat.
Di tengah pelatihan, aroma bolen yang mulai matang langsung menyebar ke seluruh ruangan. Warna keemasan di permukaan kue membuat para peserta tak sabar mencicipi hasil karya mereka sendiri.
Rani Repol bahkan ikut langsung mempraktikkan cara membuat bolen pisang bersama para peserta. Ia mengaku bangga melihat antusiasme ibu-ibu GOW selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya berharap pelatihan ini tidak berhenti di sini saja. Ilmu yang didapat bisa langsung dipraktikkan di rumah, bahkan dikembangkan menjadi usaha,” katanya.
Bagi sebagian peserta, pelatihan itu bukan hanya tentang membuat kue. Ada rasa percaya diri yang tumbuh ketika hasil karya mereka berhasil matang sempurna dari oven. Dari sebuah bolen pisang sederhana, tersimpan harapan agar perempuan mampu terus berkarya dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. REZA
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

