BP Batam, Panbil Group dan PLN Batam Percepat Pengembangan KEK Tanjung Sauh
Batam-Resonansi.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) strategis bersama Panbil Group dan PT PLN Batam sebagai langkah mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik bagi kawasan industri di Batam.
Penandatanganan yang berlangsung di Bida Marketing BP Batam, Kamis (23/7), dihadiri Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Chairman Panbil Group Johanes Kennedy Aritonang, Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo, Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, serta jajaran BP Batam dan PLN Batam.
Dua nota kesepahaman yang diteken meliputi kerja sama antara BP Batam dan PT Nusantara Properta Panbil terkait dukungan investasi serta percepatan perizinan pengembangan KEK Tanjung Sauh. Kesepakatan kedua dilakukan antara PT Panbil Utilitas Sentosa dan PT PLN Batam terkait penyediaan tenaga listrik dari kawasan tersebut untuk memperkuat sistem kelistrikan Pulau Batam.
Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy Aritonang, mengatakan kedua MoU tersebut merupakan komitmen nyata seluruh pihak dalam membangun kawasan industri masa depan yang didukung kepastian investasi, kemudahan perizinan, dan pasokan energi yang andal.
“Ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi komitmen nyata untuk menghadirkan kepastian investasi, percepatan perizinan, serta dukungan energi yang andal,” ujar Johanes.
Menurutnya, setelah lebih dari empat dekade berkembang bersama Batam, kebutuhan terhadap lahan industri, energi, dan infrastruktur terus meningkat seiring masuknya industri berteknologi tinggi dan padat karya.
Karena itu, Panbil merancang KEK Tanjung Sauh sebagai kawasan industri generasi baru yang tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga menghadirkan ekosistem industri terpadu sebagai pusat energi, logistik, dan manufaktur yang didukung pelayanan investasi yang cepat.
“Ke depan, daya saing kawasan industri tidak lagi hanya ditentukan insentif fiskal, tetapi juga kualitas infrastruktur, kecepatan pelayanan, dan kepastian pasokan energi. Kolaborasi dengan BP Batam dan PLN Batam menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan investor global,” katanya.
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan kerja sama dengan PT Panbil Utilitas Sentosa menjadi langkah awal memperkuat sistem kelistrikan Batam yang selama ini menjadi salah satu faktor utama penarik investasi.
Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua belah pihak akan melakukan kajian teknis, komersial, ekonomi, hingga regulasi sebelum dilanjutkan ke tahap Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL).
“Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui kajian yang komprehensif sehingga mampu memberikan kepastian pasokan energi jangka panjang bagi Batam,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan kolaborasi pemerintah, BUMN, dan dunia usaha menjadi kunci menjaga tren pertumbuhan ekonomi Batam yang terus meningkat.
Ia mengungkapkan realisasi investasi Batam secara triwulanan meningkat dari sekitar Rp8 triliun menjadi sekitar Rp15 triliun atau tumbuh lebih dari 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar Batam menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus salah satu pusat investasi Indonesia.
“Kalau kolaborasi seperti ini terus kita bangun secara lebih solid, saya yakin pertumbuhan ekonomi dan investasi Batam akan meningkat jauh lebih besar lagi,” katanya.
Amsakar menambahkan keberhasilan pembangunan Batam tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan investasi, pertumbuhan ekonomi, penurunan angka pengangguran dan kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), produktivitas, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga kunjungan wisatawan.
Ia juga menyebut Batam memperoleh lima Peraturan Pemerintah dalam satu tahun lima bulan terakhir yang mendukung pengembangan kawasan, serta tiga kali mendapat undangan langsung dari Presiden ke Istana untuk membahas percepatan pembangunan Batam.
“Batam dipandang sangat penting oleh pemerintah pusat. Karena itu apa yang kita kerjakan di Batam harus menjadi yang terbaik bagi Indonesia,” tegasnya (HL)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

