BMKG Pantau 31 Hotspot di Riau, Ancaman Karhutla Tetap Mengintai
PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat sebanyak 31 titik panas (hotspot) terdeteksi di Provinsi Riau berdasarkan pembaruan data pada Jumat (5/6/2026) pukul 23.00 WIB.
Dari jumlah tersebut, Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan sebaran hotspot terbanyak, yakni delapan titik. Selanjutnya Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu masing-masing enam titik, Rokan Hilir empat titik, Rokan Hulu tiga titik, serta Kampar, Siak, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hilir masing-masing satu titik.
Secara keseluruhan, BMKG mencatat terdapat 193 hotspot di Pulau Sumatera. Bangka Belitung menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 39 titik, disusul Sumatera Selatan 32 titik, Riau 31 titik, Sumatera Barat 24 titik, dan Jambi 20 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, mengatakan meski sebagian besar wilayah Riau masih berpotensi diguyur hujan, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, aktivitas gelombang ekuatorial Kelvin dan Rossby yang sedang aktif di wilayah Riau serta adanya belokan angin masih mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah. Namun, keberadaan titik panas tetap perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi berkembang menjadi kebakaran apabila kondisi cuaca mendukung.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Riau, terutama pada malam hingga dini hari. Bahkan, beberapa daerah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Kendati demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara terbuka. Langkah pencegahan dinilai penting guna menghindari munculnya kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kabut asap serta merusak lingkungan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus melakukan pemantauan terhadap sebaran hotspot sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan penanganan karhutla di wilayah Riau. REZA
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

