BATAM GELAP BELASAN JAM, POTENSI RUGI Rp233,9 MILIAR: DIREKSI PLN DIDESAK MUNDUR, ISU NEPOTISME MENCUAT
Batam-Resonansi.co— Pemadaman listrik massal yang melanda Batam, Senin (12/10/2026), bukan sekadar persoalan padamnya aliran listrik. Insiden yang berdampak pada 411.219 pelanggan ini memicu kerugian ekonomi yang diperkirakan berpotensi mencapai Rp233,9 miliar, sekaligus membuka pertanyaan serius mengenai keandalan infrastruktur dan akuntabilitas manajemen PT PLN Batam.
Sorotan mengarah kepada Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo. Hubungan kekeluargaannya dengan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang diberitakan sejumlah media, turut memunculkan kembali polemik dugaan nepotisme dalam pengisian jabatan strategis perusahaan negara.
Namun, hubungan keluarga bukan dengan sendirinya bukti nepotisme. Yang kini perlu dibuka kepada publik adalah transparansi proses pengangkatan, standar kompetensi, independensi pengambilan keputusan, serta evaluasi kinerja direksi.
PLN Batam menyebut indikasi awal gangguan berasal dari masuknya hewan liar ke Gardu Induk Sungai Harapan. Penyebab pasti masih ditelusuri. Penjelasan teknis tersebut justru menuntut pemeriksaan lebih jauh: bagaimana satu gangguan dapat berdampak demikian luas terhadap sistem kelistrikan kawasan industri strategis?
Desakan pertanggungjawaban pun menguat. Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Batam secara terbuka meminta pimpinan PLN Batam mundur serta menuntut kompensasi bagi pelanggan terdampak.
Listrik boleh kembali menyala. Namun, pertanyaan tentang tanggung jawab tidak boleh ikut dipadamkan.
Publik berhak mengetahui penyebab sebenarnya, hasil audit independen, mekanisme pengangkatan direksi, dan langkah nyata agar krisis serupa tidak terulang.
Sebab, perusahaan negara bukan warisan keluarga. Jabatan publik bukan hadiah kedekatan. Dan kerugian rakyat tidak boleh selesai hanya dengan permintaan maaf.
Negara membutuhkan kompetensi yang teruji, integritas yang terbukti, dan pemimpin yang berani mempertanggungjawabkan amanah.
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Wakil Ketua DPRD Pelalawan Tengku Azwardi ST Salurkan Bantuan Kursi Sekolah untuk SD Di Kecamatan Teluk Meranti
- Pelalawan
- 24 Oktober 2026 22:23 WIB
Gamaroni Jadi Pahlawan, PSPS Pekanbaru Tekuk Persikad Depok
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 20:35 WIB
Veda Ega Pratama dari Q1 ke Pole Position
- Olahraga
- 24 Oktober 2026 14:26 WIB
Tuduhan Jual Pertalite ke Pengecer Viral, Ujang Minta Pengunggah Facebook Klarifikasi
- Bengkalis
- 24 Oktober 2026 09:11 WIB
Polres Kepulauan Meranti Sasar Komunitas Becak dalam Program Jumat Berkah
- Kepulauan Meranti
- 23 Oktober 2026 20:20 WIB
Mario Suryo Aji Tembus Q2, Jadi Harapan Indonesia di Phillip Island
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:05 WIB
Alvaro Carpe Tercepat di Phillip Island, Veda Ega Pratama Terlempar ke Posisi ke-16
- Olahraga
- 23 Oktober 2026 17:02 WIB
Polda Kepri Gandeng Buruh dan Pengusaha, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi di Batam
- Batam
- 22 Oktober 2026 19:26 WIB
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Karimun Ajak Santri Kuatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
- Karimun
- 22 Oktober 2026 18:55 WIB
Gasing Lestarikan Tradisi Melayu, Bunguran Timur Juara Lomba Antar Kecamatan HUT ke-27 Natuna
- Natuna
- 22 Oktober 2026 17:48 WIB
JMSI Kampar Kunjungi BPTU Padang Mengatas, Intip Peluang Pengembangan Peternakan
- Nasional
- 22 Oktober 2026 15:05 WIB
Hakim PTUN Tolak Rekonvensi dari Kuasa Hukum ITEBA, Imanuel Dermawan Purba
- Batam
- 22 Oktober 2026 00:05 WIB
Pemprov Riau Sesuaikan Skema Sharing Iuran JKN
- Riau
- 21 Oktober 2026 20:19 WIB
Satu Rumah Milik Warga Teluk Belitung Terbakar Hangus, Kerugian Ditaksirkan Rp100 Juta
- Kepulauan Meranti
- 21 Oktober 2026 20:02 WIB
Jalani Prosesi Adat, Pelantikan Pengurus LAK Kampar Diundur hingga 8 November 2026
- Kampar
- 21 Oktober 2026 15:46 WIB
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Gelar ASEAN Engineer
- Riau
- 20 Oktober 2026 22:00 WIB

